Cerita tentang Tiwi dan kawan-kawannya yang "menyelamatkan pusaran kehidupan yang macet karena ulah manusia" buku ini menyajikan panduan yang memudahkan fasilitator untuk mengedukasi anak tentang siklus organik baik secara offline maupun online.
Menampilkan sepuluh halaman timbul yang menakjubkan, bergantian antara pola dan sejumlah hewan dan objek yang ramah, buku konsep pertama yang tidak biasa ini penuh dengan sentuhan yang menyenangkan Anak kecil akan senang belajar tentang tekstur saat mereka menjelajahi halaman sentuhan.
Seikat kertas kecil tergantung di bawah daun dengan seutas benang sutra. Bisakah Anda menebak apa yang akan terjadi suatu hari nanti? Kupu-kupu, beruang kutub, kura-kura, katak, burung — semuanya memiliki perjalanan hidup yang menarik untuk diikuti. Intip di bawah setiap lipatan besar dan lihat hamparan warna-warni untuk mengetahui bagaimana setiap hewan berkembang. Penyebaran terakhir m…
Woni si plastik pembungkus snack sedih sekali. Seorang anak baru saja membuangnya begitu saja di jalan. Padahal, sampah-sampah yang dibuang sembarangan bisa menyebabkan banjir, lho. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Bagaimana pula cara mencegah banjir karena sampah?
Huh! Lagi-lagi Botik si botol plastik dibuat kesal. Setelah isinya habis, seseorang melemparkannya begitu saja ke pantai. Botik sampai terbawa ombak dan terbawa ke lautan. Botik pun menjadi sampah yang mengotori laut. Bahkan, sampah di lautan dapat menyebabkan ikan-ikan mati. Duh, kasihan, ya. Apa yang seharusnya kita lakukan? Cari tahu bersama Botik, yuk!
Saat penghuni hutan bermain bersama, tiba-tiba keanehan terjadi. Makanan hilang dan badan mereka disenggol oleh sesuatu yang tidak tampak. Mereka merasa terganggu lalu mencari asal keanehan itu. Tanpa sengaja, terdengar teriakan kesakitan dari seekor Bunglon. Ternyata Bunglon memiliki rahasia yang berhasil terungkap oleh penghuni hutan.
Teman-teman Badak saling memamerkan kehebatannya. Semua merasa paling hebat dan mau menang sendiri. Suatu hari, terjadi kebakaran di hutan. Semua penghuni hutan ketakutan untuk menyelamatkan diri. Ternyata Badak memiliki rahasia yang luar biasa sehingga dapat selamat dari kebakaran.
Bekantan bingung mencari bayinya. Badak merasa kasihan dan ingin menolongnya. Bekantan lalu memberikan petunjuk ciri-ciri bayinya. Namun, Badak malah menemukan bayi yang berbeda. Setelah berulang kali membawa bayi yang berbeda, akhirnya Badak menyerah. Tiba-tiba bayi Bekantan berlari menghampiri.
Makanan, pakaian, tempat tinggal, bisakah kalian menyebutkan kebutuhan manusia yang lainnya? Di bumi tersedia semua hal yang kita butuhkan,lho mulai dari makanan sampai tempat tinggal. Kalian juga akan belajar tentang sampah yang menjadi hasil akhir setiap kegiatan manusia.
Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang apa yang tersedia di bumi. Kita juga harus bersyukur dengan menjaga dan memanfaatka…
Di dapur Bunda Tia ada Boca di botol kecap, Boas si botol saus, dan Bosi si botol sirop. Isi Boca yang paling cepat habis. Namun, Bunda Tia tidak membuangnya ke tempat sampah. Bunda Tia membawanya ke bank sampah. Wah, memangnya sampah juga punya bank? Terus, apa saja manfaat adanya bank sampah itu? Cari tahu bersama Boca dan teman-teman, yuk!