Kisah ini menunjukkan bagaimana sepetak kecil tanah - dan kerja sama tim - dapat menghasilkan taman yang penuh dengan buah-buahan dan sayuran yang lezat. Taman Haiqal adalah pertanian perkotaan yang terbaik!
Soma ingin ikut kaka dan teman-temannya menangkap belut di sawah. Dia berusaha membuat alat perangkap belut bersama mereka. Dia memasang alat perangkap di sawah semalaman. Pagi harinya Soma menemukan kejutan besar yang menantinya!
Pinpin si kaos berwarna pink merasa bahagia. Seorang anak di tempat pengungsian menggunakannya lagi. Namun, saat kainnya sobek, Pinpin ditinggalkan begitu saja. Hingga suatu saat si anak mengambil dan mengguntingnya. Wah, apa yang dilakukan anak itu kepada Pinpin? Apakah Pinpin dapat bermanfaat lagi?
Paket cerita bergambar ini dirancang untuk mengajari anak-anak cara memecahkan aneka persoalan yang timbul akibat interaksi dengan sesama mereka. Diharapkan anak-anak dapat secara bijak menyikapi teman yang suka mengatur, tidak ramah, suka bertengkar, suka marah, tidak mau berbagi, suka mengolok-olok, dan sebagainya.
Woni si plastik pembungkus snack sedih sekali. Seorang anak baru saja membuangnya begitu saja di jalan. Padahal, sampah-sampah yang dibuang sembarangan bisa menyebabkan banjir, lho. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Bagaimana pula cara mencegah banjir karena sampah?
Huh! Lagi-lagi Botik si botol plastik dibuat kesal. Setelah isinya habis, seseorang melemparkannya begitu saja ke pantai. Botik sampai terbawa ombak dan terbawa ke lautan. Botik pun menjadi sampah yang mengotori laut. Bahkan, sampah di lautan dapat menyebabkan ikan-ikan mati. Duh, kasihan, ya. Apa yang seharusnya kita lakukan? Cari tahu bersama Botik, yuk!
One Little Two Little Three Little Children—penemuan ulang yang meriah dari sajak anak-anak klasik—adalah murni membaca dengan lantang, bernyanyi bersama kegembiraan dan perayaan yang tak tertahankan dari semua jenis anak-anak dan keluarga.
Bel istirahat sekolah telah berbunyi. Cican dan teman-teman membuka bekal bersama-sama. Wow, bekal makan siang Cican sepertinya enak sekali. Kebi pun ingin mencicipi. Ups, tanpa sengaja Kebi menumpahkan kotak bekal Cican! Aduh, bagaimana ini? Yuk, bantu Kebi mengatakan maaf kepada Cican!
Saat semua sedang sibuk mempersiapkan pentas seni, ternyata ada barang yang belum dibeli. Gotaq yang sedang santai bersedia membantu membelikan. Dijalan pulang, Gotaq tergiur dengan jus rumput yang sangat segar. "Ah, pakai uang kembalian ini tak apa" kata Gotaq. Rupanya perilaku ini dilakukan berkali-kali. Wah, apa yang terjadi ya jika Gotaq berulah seperti itu? Akankah pentas seni bisa berjala…
Zahra dan teman-temannya ingin ikut perayaaan Sekura. Mereka harus memakai topeng. Seperti apa topeng yang akan mereka buat, ya? Apakah mereka bisa ikut pawai di perayaan Sekura?